Selasa, 23 Maret 2010 16:55 WIB News Share :

PKS siap mundur jika diminta SBY

Jakarta–PKS menanggapi dingin desakan Partai Demokrat (PD) agar mundur karena dianggap berbeda pendapat. PKS hanya akan mundur dari koalisi jika SBY yang minta.

“Kalau yang meminta bukan yang punya otoritas, kita tidak mau. Kalau yang minta ketua dewan pembina PD, ya itu baru selevel,” kata Ketua DPP PKS Agus Purnomo dalam diskusi di FX Senayan, Jakarta, Selasa (23/3).

PKS menganggap SBY sebagai pemimpin koalisi. Sikap PD dianggap bukan representasi sikap SBY. “Kalau PD minta PKS mundur, kami salah apa? Kalau Pak SBY sebagai Presiden dia punya otoritas besar dalam kabinet dan koalisi,” jelas Gus Pur.

Namun PKS menyarankan agar dilakukan evaluasi koalisi terlebih dahulu. Pimpinan parpol koalisi disarankan temu muka membahas solusi perbaikan koalisi. “Kita perlu evaluasi menyeluruh tidak perlu reshuffle kabinet,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Ketua DPP PD Jafar Hafsah ditempat yang sama menyampaikan agar partai koalisi yang berbeda pandangan untuk mundur. Menurut Jafar, koalisi harus solid guna memuluskan jalannya pemerintahan.

“Bagi yang berbeda pandangan hendaknya mengundurkan diri dari koalisi. Itu konsekuensi logis dari perbedaan-perbedaan selama ini,” papar Jafar.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…