Selasa, 23 Maret 2010 17:15 WIB Boyolali Share :

Perangkat desa Boyolali geruduk Setda

Boyolali (Espos)–Ratusan Perangkat desa (Perdes) di Boyolali yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Boyolali, Selasa (23/3) mendatangi kantor Setda.

Para Perdes yang terdiri dari Kaur dan Kadus itu sebelumnya melakukan aksi berjalan kaki dari Taman Kridanggo menuju kantor Setda. Dalam orasinya, mereka tetap akan mengawal revisi Perda 14/2006 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah (Kades) dan Perdes.

Namun, dalam aksi tersebut, pihak Perdes menolak rencana revisi Perbup terkait pengembalian otoritas pengelolaan tanah bengkok ke pihak desa. Pasalnya, hal itu justru akan merugikan Kades dan Perdes.

Selain itu, mereka juga sempat menyampaikan tuntutan untuk diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sebagaimana sekretaris desa (Sekdes).

”Kami juga meminta supaya diikutkan program asuransi jiwa atau jaminan hari tua, kesehatan, yang pembayaran preminya sebagian kami tanggung dari penghasilan kami,” ujar Ketua PPDI Boyolali, Budi Kristianto.

sry

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…