Selasa, 23 Maret 2010 19:48 WIB News Share :

Hendarman cium ketidakberesan penanganan kasus Gayus

Jakarta–Jaksa Agung, Hendarman Supandji, mencium ada ketidakberesan dalam penanganan perkara Gayus HP Tambunan.

“Kalau saya baca kelihatan iya (ketidakberesan penanganan perkara Gayus),” katanya, di Jakarta, Selasa (23/3).

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, memvonis bebas pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan, Gayus HP Tambunan terkait kasus dugaan penggelapan uang pajak.

Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama satu tahun penjara dan satu tahun percobaan.

Kasus tersebut mengemuka setelah mantan Kabareskrim, Komjen Pol Susno Duadji, menyebutkan ada makelar kasus dalam penanganan kasus tersebut.

Namun, ia menyatakan semuanya harus ada alat bukti dan tidak bisa hanya dengan melihat.

“Itu harus ada alat bukti tidak hanya dengan melihat bisa saja keliru biar alat bukti yang bicara,” katanya.

Ia menyatakan dirinya melihat ada sesuatu sistem yang tidak pas dalam penanganan perkara tersebut.

Hal tersebut dibenarkan oleh anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, dari pertemuan satgas dengan jaksa agung, Hendarman menyatakan kalau melihat dan mendengarkan perkembangan.

Denny menambahkan kunci kasus tersebut, adalah kemana aliran dana sekitar Rp 24 miliar di rekening Gayus.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…