Selasa, 23 Maret 2010 21:02 WIB Boyolali Share :

Anggota Kodim tewas di kamar mandi

Boyolali (Espos)--Seorang anggota Kodim 0724/Boyolali, Sersan Mayor (Serma) Kusno, 51, ditemukan tewas di kamar mandi di Markas Kodim setempat, Selasa (23/3), sekitar pukul 04.00 WIB.

Serangan penyakit jantung diduga menjadi penyebab kematian tentara yang sedang menjalani tahanan karena kasus dugaan penipuan dan penggelapan itu.

Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol (Inf) Pribadi Jatmiko, melalui Perwira Seksi Intel (Pasintel), Kapten Nasroni, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian itu.

Nasroni menuturkan sebelum meninggal dunia, Kusno memang sedang ditahan untuk menjalani pemeriksaan karena kasus dugaan penipuan dan penggelapan sepeda motor.

“Serma Kusno dilaporkan terlibat permasalahan dengan masyarakat umum. Warga yang menjadi korban Serma Kusno, mengadukannya ke Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD), karena sepeda motornya yang dipinjam oleh Kusno, ternyata digadaikan,” ungkap Nasroni ketika ditemui wartawan di Markas Kodim 0274/Boyolali, Selasa.

Pihak Kodim Boyolali pun mencari keberadaan Kusno. Namun pada Jumat (19/3), Kusno yang bertugas di Koramil Teras, Boyolali itu, datang ke Kodim Boyolali dengan ditemani anaknya. Namun saat itu Kusno dalam kondisi sakit.

Sehingga pihak Kodim pun urung memeriksa dan membuat BAP (berita acara pemeriksaan) atau meminta keterangannya.

Hingga Senin (22/3) lalu, Kusno mengaku sudah sehat. Sehingga oleh penyidik Kodim, Kusno kemudian dimintai keterangannya terkait kasus tersebut.

Setelah di-BAP, Kusno kemudian istirahat lagi di ruang tahanan Kodim.
Namun Selasa (23/3), sekitar pukul 03.30 WIB, Kusno meminta kepada petugas penjaga untuk membukakan pintu tahanan, karena hendak ke kamar mandi.

Setelah selesai, Kusno kembali lagi ke kamar tahanan. Tak berapa lama kemudian, Kusno minta kembali ke kamar mandi.

Petugas pun segera mendobrak pintu kamar mandi dan menemukan korban sudah dalam keadaan tergeletak dengan posisi tengkurap. Setelah diperiksa, korban yang merupakan warga Dukuh Delukan RT 19/09 Desa Tulung, Kecamatan Tulung, Klaten itu diketahui sudah tidak bernyawa.

sry

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…