Senin, 22 Maret 2010 13:18 WIB News Share :

RI minta Filipina tangkap teroris Sanusi

Manila–Pemerintah Indonesia telah meminta otoritas Filipina untuk memburu teroris Indonesia, Sanusi, yang saat ini diyakini berada di Filipina.

Sanusi telah dimonitor berada di wilayah konflik Filipina, Mindanao. Demikian disampaikan dua pejabat intelijen Filipina seperti diberitakan gmanews.tv, Senin (22/3).

Sanusi kabur ke Mindanao setelah dituduh memerintahkan para militan untuk memenggal tiga orang di Poso, Sulawesi Tengah. Menurut pejabat intelijen Filipina, Sanusi saat ini membantu melatih para militan di Mindanao.

Seorang pejabat Kedutaan RI di Manila mengatakan, pemerintah RI telah meminta otoritas Filipina untuk menangkap Sanusi. Pria itu pernah terlihat berada di sebuah masjid di dekat Kota Cotabato, Filipina selatan, saat bulan suci Ramadhan tahun lalu.

Menurut pejabat intelijen militer senior Filipina, Sanusi merupakan anggota penting gerakan radikal Jemaah Islamiyah (JI). Dia diyakini telah membantu mendanai dan mengorganisir pelatihan tempur dan keagamaan untuk militan-militan baru di Mindanao.

Pejabat yang minta dirahasiakan identitasnya itu mengatakan, Sanusi belum pernah dinyatakan terlibat serangan apapun di Filipina. Dia juga tidak masuk dalam daftar teroris yang dimonitor Filipina sebab otoritas setempat baru mulai mengetahui aktivitas dan peran yang dimainkannya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…