Senin, 22 Maret 2010 19:26 WIB Hukum Share :

Pulang sekolah, pelajar dibacok

Yogyakarta–Aksi kekerasan yang melibatkan pelajar kembali terjadi di Kota Jogja. Kali ini tindak kekerasan dialami oleh C. Hapsara Nugraha, 16, siswa sebuah SMA di Kota Jogja.

Tanpa sebab yang jelas, dia diserang sekelompok pelajar lain yang tidak dikenal. Tindak kekerasan terjadi saat korban berniat pulang seusai sekolah, Sabtu (20/3) siang.

Beberapa saat setelah kejadian, salah seorang pelaku, berinisial BN, 17, langsung berhasil ditangkap polisi. Hingga senin, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk pengembangan kasus, khususnya menangkap pelaku yang lain.

Informasi yang dihimpun Harian Jogja di Mapolsektabes Gondokusuman, Senin (22/3) menyebutkan, tindak kekerasan yang menimpa Hapsara terjadi di Jl. Cik Ditiro, Gondokusuman, Jogja. Saat itu, korban yang tinggal di Maguwoharjo, Depok, Sleman, mengendarai sepeda motor untuk pulang.

Namun saat melintas di sekitar lokasi, korban dihentikan oleh tiga pelajar lain yang berboncengan dengan dua sepeda motor.

Tanpa alasan yang jelas, salah seorang pelaku langsung menyabetkan senjata tajam ke arah korban. Secara reflek, korban langsung menangkis serangan itu dengan tangannya. Namun dia justru terluka akibat sabetan senjata tajam yang dibawa pelaku. Usai membacok korban, ketiga pelaku langsung melarikan diri.

Sementara akibat kejadian tersebut, korban menderita luka cukup serius pada bagian tangan. Dan usai kejadian korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Panti Rapih untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsektabes Gondokusuman, AKP Dodo Hendro Kusumo melalui Kanit Reskrim Ipda Adi Dharma Pramudita, saat dikonfirmasi Harian Jogja, Senin siang membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif mengenai motif yang memicu terjadinya aksi kekerasan itu.

JIBI/Harian Jogja/Rina

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…