Minggu, 21 Maret 2010 17:41 WIB Hukum Share :

Mobil tabrak pohon, pegawai Satpol PP tewas, ajudan walikota kritis

Solo (Espos)–Kecelakaan tunggal terjadi di Jl Ir Djuanda, depan rumah nomor 233 Pucang Sawit, Jebres, Solo, Minggu (21/3) pukul 01.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, seorang penumpang Mobil Toyota Kijang yang juga anggota Satpol PP Solo, Yunus Rohmadi, 34, warga Gedongan RT 9/4, Kerten, Gantiwarno, Klaten. tewas setelah menjalani perawatan intensif di RS Dr Oen Solo. Selain itu, pengemudi Kijang, yang juga ajudan Walikota Solo, Muhammad Nurhuda, 22, Perum PLN RT 3/IV Jajar, Laweyan, Solo kritis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, semula Kijang Nopol AE 367 ND warna hitam berjalan dari arah barat ke timur di ruas jalan Djuanda dengan kecepatan tinggi.

Pada saat tersebut, secara tiba-tiba muncul seorang pejalan kaki yang berupaya menyeberang dari arah utara ke selatan dengan memotong ruas jalan. Diduga, lantaran kaget pengemudi mobil langsung membanting setir ke kiri hingga akhirnya mobil menabrak sebuah pohon asem di pinggir jalan.

“Benar, Minggu (21/3) pukul 01.00 WIB terjadi kecelakaan tunggal. Memang ada yang tewas, namun hal itu terjadi setelah penumpang mobil dirawat di RS Dr Oen Solo. Nah, tewasnya penumpang tersebut terjadi di rumah sakit,” tegas Kanit Laka Satlantas Solo, AKP Samsi Dukha mewakili Kasatlantas, Kompol Ade S Simanjuntak mewakili Kapoltabes Solo, Kombes Pol Joko Irwanto kepada Espos, Minggu (21/3).

pso

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…