Minggu, 21 Maret 2010 15:19 WIB Sukoharjo Share :

Lompat dari KA feeder, warga Mojolaban tewas

Sukoharjo (Espos)–Seorang pemuda yang diduga mengidap gangguan jiwa tewas dalam kecelakaan kereta api, Minggu (21/3) pagi.
Nyawa pemuda yang belakangan diketahui bernama M Raharjo, 25, warga Dukuh Pabrik RT 02/RW I Desa Wirun, Mojolaban tersebut tidak tertolong setelah Ia nekat melompat dari atas kereta api freeder.

Keterangan yang dihimpun Espos, Minggu menyebutkan, kecelakaan itu bermula saat korban menumpang kereta api freeder jurusan Solo-Wonogiri. Namun, sekitar pukul 09.30 WIB saat kereta api melintas di selatan Dukuh Pabrik, Desa Wirun tiba-tiba korban langsung melompat dari atas kereta api.

Korban yang mengalami luka serius di bagian kepala bagian belakang sebelah kiri dan perut sebelah kiri tersebut langsung tewas. Korban lalu dibawa ke keluarganya dan langsung dimakamkan hari itu juga sekitar pukul 14.30 WIB di pemakaman desa setempat.

Kapolres Sukoharjo AKBP Suharyono melalui Kapolsek Mojolaban AKP Agus Subekti ketika dikonfirmasi Espos, membenarkan kejadian tersebut.

“Penyebab kecelakaan saat ini sementara masih dalam proses lidik dan sidik,” ujarnya.

Namun, lanjut Kapolsek, dari hasil keterangan sementara pihak keluarga dan dibuktikan dengan surat keterangan Rumah Sakit Jiwa (RSJ), diduga korban mengalami keterbelakangan mental.

ufi

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….