Minggu, 21 Maret 2010 16:05 WIB Ah Tenane Share :

Ditraktir ”pengemis”

Sabtu sore sepulang kerja, Jon Koplo mampir ngopi di warung angkringan milik Lady Cempluk di Jl Ahmad Yani, Semarang. Saat itu pengunjungnya cuma beberapa orang saja.
Lagi asyik-asyiknya menikmati nasi kucing, tiba-tiba datanglah Tom Gembus, seorang buruh bangunan yang juga baru pulang kerja.

Melihat penampilan Tom Gembus yang lusuh, cuma mengenakan celana butut dan ngliga karena kaosnya cuma disampirke di pundak, timbullah rasa kasihan pada diri Jon Koplo.

Tanpa pikir panjang, Koplo mengambil sebungkus nasi kucing dan sebuah tempe mendoan, lalu diberikan pada Tom Gembus. Tapi diluar dugaan, Gembus malah mencak-mencak.

Asem tenan! Mbok kira aku wong ngemis ya? Aku iki lagi balik kerja!” ujar Gembus dengan nada tinggi.

Koplo langsung mbleret, takut sekaligus kisinan. Apalagi saat itu dilihat pengunjung lain yang semuanya ngguyu cekikikan. Koplo semakin abang ireng setelah Tom Gembus mengeluarkan handphone dan dompet berisi uang Rp 200.000. Kebetulan hari itu ia baru saja menerima bayaran.

”Wis Mas, sampeyan mangan sak warege, aku sing nraktir,” tantang balik Gembus yang membuat Koplo semakin mati kutu.

Kiriman Ariyani, Jl Puswpanjolo Timur II/85 A Cabean, Semarang

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…