Minggu, 21 Maret 2010 21:25 WIB Kuliner Share :

Dari penghangat badan sampai boreh

Nagasari

Variasi kegunaan tepung beras rupanya tak hanya sampai pada obat rasa lapar. Tepung beras bukan hanya bisa dijadikan aneka kudapan yang umumnya serba basah. Lebih dari itu, tepung beras juga digunakan untuk penghangat badan sampai obat boreh.

Tentunya Anda tak asing dengan jamu beras kencur. Nah, itu dia produk olahan tepung beras berupa minuman yang berkhasiat sebagai penghangat badan, termasuk sebagai obat masuk angin ”Tapi jangan salah, campuran rempah-rempah yang dicampurkan dengan tepung beras ada 21 jenis,” ujar salah seorang pedagang jamu tradisional di Pasar Sangkrah, Katri, 67, saat ditemui Espos di lapak tempatnya berjualan, Jumat (19/3).

Beberapa di antaranya, selain kencur itu sendiri, lanjut Katri yakni bunga lawang, labet, manis jangan serta kayu manis. Menurut Katri proses pembuatannya juga tak bisa di bilang simpel. Pasalnya, baik tepung beras maupun rempah-rempah sebagai campurannya sebelum diolah harus di-gongso terlebih dahulu. Barulah kemudian ditumbuk sampai halus lalu diguyur air panas. Setelah itu, baru diperas dan dicampur gula merah.

”Takaran rempahnya rata-rata sejumput saja.untuk dua liter air. Sedangkan tepung berasnya cukup satu ons,” terangnya. Itu sebabnya, kata Katri, aroma khas tepung beras tidak terlalu menyengat karena berpadu dengan aroma aneka rempah yang justru menggairahkan. Namun, tanpa dimasukkan dalam lemari pendingin, minuman beras kencur sendiri,paling lama hanya tahan dua hari.

Lebih luas lagi, tepung beras juga bisa digunakan sebagai obat boreh atau param. Karena digunakan sebagai obat yang dioleskan, ujar Katri, tentunya takaran tepung beras yang digunakan juga lebih banyak. ”Kalau itu campurannya memang hanya kencur,” katanya.

Kalau tepung berasnya satu kilogram, tambah Katri kencurnya cukup satu ons. Untuk pembuatannya, air perasan dari satu ons kencur langsung dicampurkan saja dalam tepung dan ditambahkan air. Sampai menjadi adonan yang kental.

Setelah itu, baru dibentuk kecil-kecil sesuai dengan keinginan lalu dijemur sampai kering. ”Kalau itu lebih mudah pembuatannya dan rata-rata beras kencur boreh memang dibuat sendiri.”

Oleh: Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…