Minggu, 21 Maret 2010 17:02 WIB Sukoharjo Share :

3 Bulan diperbaiki, atap Puskesmas II Kartasura sudah rusak

Sukoharjo (Espos)–Atap dan genteng Puskesmas II Kartasura di Desa Pabelan yang baru tiga bulan diperbaiki dengan dana senilai Rp 30 juta rusak parah. Akibatnya, pelayanan umum kesehatan di Puskesmas tersebut terganggu.

Hal itu terungkap dalam inspeksi mendadak (Sidak) yang digelar Komisi IV DPRD Sukoharjo, Sabtu (20/3).

Dari pantauan Espos, kerusakan atap dan genteng Puskesmas tersebut terjadi di sebagian ruang Puskesmas. Di ruang tunggu pasien misalnya, atap ruangan yang belum ditutup internit tersebut gentengnya terlihat pecah dan sebagian sudah bolong-bolong.

Sehingga, cahaya matahari langsung menembus ruangan tersebut, begitu juga ketika hujan ruangan itu dipastikan bocor. Sementara di beberapa ruangan lainnya kondisinya tak jauh berbeda seperti di ruang pemeriksaan pasien, poli gigi dan ruang keluarga berencana (KB), eternit lama di ruang itu terlihat bolong-bolong.

Kepala Pelayanan Medik Puskesmas II Kartasura, Haris mengatakan, atap dan genteng ruangan utama Puskesmas baru selesai direhab Oktober 2009 lalu. Namun, lantaran keterbatasan anggaran, rehab gedung utama tersebut tidak sekaligus membangun eternit. Menurutnya, kendati gentang masih terlihat baru, namun sejak bulan Januari sudah mulai rusak dan pecah-pecah.

“Bulan Oktober atap genteng selesai direbah, tapi bulan Januari sudah pecah-pecah, awalnya sedikit tapi sejak beberapa bulan ke belakang semakin banyak genteng yang pecah,” ujarnya disela-sela Sidak.

ufi

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…