Sabtu, 20 Maret 2010 07:29 WIB Pendidikan Share :

Tidak lulus, siswa dapat ikuti UNPK II

Solo (Espos)–Meskipun pelaksanaan ujian nasional (UN) digelar dua kali, siswa memiliki kesempatan untuk mengikuti ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) tahap II.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Rakhmat Sutomo melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Nonformal (PNF), Wandowo, berdasarkan peraturan operasional pelaksanaan UNPK tahun 2009 lalu, siswa sekolah reguler memiliki kesempatan untuk mengikuti ujian kesetaraan apabila mereka dinyatakan tidak lulus.

Dia mengaku tidak mengetahui apakah ada perubahan peraturan pada petunjuk pelaksanaan UNPK tahun 2010 mendatang. Menurutnya, dengan adanya kesempatan ujian ulangan yang setara SMA itu, secara psikologis siswa seharusnya lebih tenang.

“Selama belum ada perubahan aturan UNPK, siswa dapat mengikuti ujian kesetaraan,” ungkap dia ketika dijumpai Espos di ruang kerjanya, Jumat (19/3).

Dia mengatakan, penyelenggaraan UNPK tahap II akan digelar pada bulan November mendatang, mengenai persyaratan untuk mengikuti pelaksanaan tersebut siswa dapat menggunakan rapor semester satu hingga lima dan surat pernyataan tidak lulus. Menurutnya, pendaftaran tidak harus secara kolektif dari sekolah tetapi siswa dapat mendaftarkan diri secara mandiri.

“Dengan memiliki ijazah kesetaraan mereka dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” papar dia.

Menurutnya, karena pelaksanaan ujian tahap I akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang, sehingga pendistribusian prosedur operasional standar (POS) diperkirakan mulai didistribusikan pada bulan April. Mengenai apakah ada petunjuk pemisahan ujian kesetaraan SMK pada tahun ini, Wandowo tidak mengetahuinya secara pasti.

das

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…