Sabtu, 20 Maret 2010 12:43 WIB News Share :

Sungai perbatasan Jateng-Jabar meluap, dua desa terendam

Cirebon— Meningkatnya debit air Sungai Cisanggarung yang letaknya berbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, mengakibatkan Desa Ciledug Wetan, Kecamatan Ciledug, dan Desa Cilengkrang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terendam banjir sampai 1,5 meter, Jumat malam hingga Sabtu (20/3) dini hari.

Air mulai masuk ke perkampungan sekitar pukul 22.00, dan terus meningkat sampai pukul 01.00 WIB, Sabtu dini hari. Rasidi, warga di Desa Cilengkrang mengatakan, tinggi air banjir yang menggenangi jalan dan rumah-rumah di kampungnya bervariasi, mulai 70 cm sampai 150 cm. Itu karena permukaan tanah di desanya naik turun.

Sedikitnya 200 rumah dan puluhan hektar sawah di Blok Gelora dan Rahayu, Desa Cilengkrang kebanjiran, serta 100-an rumah di Blok Pelabuhan dan Cihoe, Desa Ciledug Wetan. Tidak ada warga yang mengungsi karena mereka menunggu surutnya banjir.

Selain debit air Sungai Cisanggarung, debit Sungai Cijangkelok, yang terletak di belakang desa, juga meningkat. Ditambah lagi, ada enam pintu air yang rusak dan jebol, dan empat titik tanggul yang ambles dan jebol. Deddy Madjmoe pemerhati lingkungan di desa itu mengatakan pintu air yang jebol karena pintu airnya dicuri.

“Lokasi banjir yang parah adalah di Desa Cilengkrang. Ini adalah banjir kedua dalam dua bulan terakhir. Sama parahnya karena tinggi air banjir lebih dari 1 meter,” kata Deddy.

kompas/rif

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…