Sabtu, 20 Maret 2010 19:59 WIB Hukum Share :

Rumah direktur Bank Mega Syariah dirampok

Jakarta— Kawanan perampok bersenjata beraksi di rumah Direktur Bisnis Bank Mega Syariah, Ani Murdiati, di kawasan Jalan Batu Ampar V No.9B, RT 7/RW V, Kramat Jati, Jakarta Timur. Perampok menggasak barang berharga milik korban senilai Rp 100 juta.

Perampokan itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, Sabtu (20/3). Pelaku yang berjumlah delapan orang datang menggunakan mobil Suzuki APV silver dan masuk dengan cara merusak gerbang rumah.

Para pelaku menyekap seluruh penghuni rumah dengan bantal dan mengikatnya dengan tali sepatu. Mereka mengancam dengan golok agar korban menyerahkan barang berharganya.

“Saya sudah hampir kena tusuk, pelaku todongkan golok ke leher saya. Pelaku mengancam ingin membunuh saya,” ujar Sofyan Pane, suami dari Ani Murdiati.

Setelah menggasak sejumlah telepon genggam, laptop dan uang tunai yang total mencapai Rp 100 juta, pelaku kemudian meninggalkan seluruh korban dalam keadaan terikat.

Petugas dari Polsek Kramat Jati telah melakukan indentifikasi di lokasi kejadian. Sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut telah dimintai ketarangan. Kini polisi sedang memburu delapan pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya.


vivanews/rif

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…