Sabtu, 20 Maret 2010 17:49 WIB Solo Share :

Pengamat
Jangan remehkan dukungan Amien Rais ke Wi-Di

Solo (Espos)–Pengamat politik UNS Solo, Totok Sarsito menilai, dukungan Amien Rais kepada pasangan bakal calon  (Balon) Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi secara langsung akan membawa pengaruh bagi para pemilih dari umat Islam.

Menurutnya, langkah Eddy dengan meminta dukungan kepada Amien dinilai sebagai strategi jitu lantaran posisi Amien saat ini masih dekat dengan umat Islam. “Pengaruh Pak Amien tak bisa diremehkan. Secara langsung, dukungannya akan berpengaruh terhadap konstituen berbasis Islam, entah itu PAN atau Muhammadiyah” ujar Totok saat dihubungi Espos, Sabtu (20/3).

Menurut Totok, salah satu kelemahan pasangan incumbent saat ini ialah tak menggarap dan mengabaikan isu-isu agama yang menerpa incumbent. Padahal dalam politik, isu-isu primordial sangat berpotensi mencuat ke permukaan dan akan mempengaruhi dukungan.

Apalagi, imbuhnya, isu-isu tersebut sudah lama berhembus tak sedap dan mengarah ke incumbent. Jika kelemahan yang dimiliki incumbent tersebut tak segera dibenahi, kata Totok, maka sekian langkah Eddy dan dukungan dari Amien tak mustahil akan mengurangi suara incumbent.

Sementara itu, pengamat politik lainnya Drajat Tri Kartono mengemukan pendapat berbeda. Menurutnya, pengaruh Amien secara langsung memang akan berdampak terhadap perolehan suara pasangan Wi-Di. Namun, seberapa besar pengaruhnya, tegasnya, itu yang masih dipertanyakan.
“Pak Amien itu memiliki posisi penting, jadi pasti membawa pengaruh. Namun, sejauh manakah pengaruhnya terhadap para pemilih saya nilai tak besar,” paparnya.

asa

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…