Sabtu, 20 Maret 2010 20:51 WIB Solo Share :

Pekarangan terkikis erosi Bengawan Solo

Solo (Espos)–Belasan titik pekarangan hak milik (HM) warga di Kelurahan Semanggi Pasar Kliwon mulai ambrol terkikis arus Bengawan Solo. Warga pun mulai resah lantaran ambrolnya tanah pekarangan mereka terus bersusulan di sejumlah titik.

Salah satu warga RT 05/ RW III Semanggi Pasar Kliwon, Ny Umi menjelaskan, ambrolnya tanah pekarangan ke sungai Bengawan Solo terjadi sudah sejak sebulan lalu. Namun, hingga kini, ambrolnya tanah terus terjadi di sejumlah tanah lahan milik warga di kawasan tersebut.

Apalagi, ketika musim hujan kerap mengguyur, telah membuat permukaan sungai naik dan mengikis tanah pekarangan warga dengan kelebaran bervariasi antara 3-7 meter dengan panjang 7-10 meter.

“Tanah yang ambrol, membuat tanam-tanamann di atasnya ikut terseret arus. Kami terus terang dirugikan,” paparnya ketika ditemui Espos di kediamannya di Semanggi, Sabtu (20/3).

Sementara itu, Ketua RT 05/ RW III Agus Sumaryawan mengaku akan melaporkan permasalah tersebut ke pihak yang bertanggungjawab. Menurutnya, erosi yang terjadi di pekarangan di tepi Sungai Bengawan Solo telah membuat rugi warga dan pihak yang bertugas harus mengganti rugi.

“Dalam hal ini, telah terjadi pendangkalan sehingga membuat tanah milik warga tergerus arus,” paparnya.

asa

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…