Sabtu, 20 Maret 2010 17:59 WIB News Share :

NU Jateng tak dukung salah satu calon Ketua Umum PBNU

Semarang (Espos)— Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng tidak mendukung pada salah satu kadidat calon Ketua Umum PBNU tertentu pada Muktamar ke-32 di Makasar, Sulawesi Selatan, 23-27 Maret 2010.

“Kami tak akan mengarahkan suara NU Jateng pada calon Ketua Umum PBNU tertentu,” kata Wakil Ketua PWNU Jateng, Najahan Musyafak kepada wartawan di kantornya Jl dr Cipto, Kota Semarang, Sabtu (20/3).

Pada Muktamar mendatang lanjut ia, NU Jateng memilik sebanyak 37 suara yakni berasal dari 36 PCNU kabupaten/kota dan satu suara PWNU.

Lebih lanjut Najahan menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing Pengurus Cabang (PC) NU di Jateng menentukan dan memilih calon Ketua Umum PBNU mendatang.

“Nanti kalau diarah-arahkan mendukung calon tertentu dituding tak demokratis. Kami sudah melakukan koordinasi dengan pengurus PCNU,” tandasnya.

Menurutnya, NU Jateng hanya menetapkan sembilan kriteria calon Ketua Umum PBNU yang akan dipilih pada Muktamar mendatang.

Kriteria itu antara lain, alim yakni menguasai ilmu agama, memiliki kemampuan manajerial, serta leadership jiwa kepemimpinan, serta dedikasi dan loyalitas terhadap NU.

“Calon yang memiliki kriteria ini yang nantikan akan di dukung NU Jateng,” kata Najahan.

oto

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…