Sabtu, 20 Maret 2010 11:59 WIB Hukum Share :

Napi koruptor dikeroyok sesama Napi

Cirebon— Narapidana kasus korupsi PT KAI Daops III Cirebon, dikeroyok sesama napi. Ini terjadi setelah beberapa hari dia dibui. Toton Robianti, mantan Kepala Koperasi Wanayatra PT KAI Daops III ditahan karena kasus korupsi di rutan Cirebon. Lelaki berusia 46 tahun itu babak belur dihajar lima napi rutan tersebut.

Kejadian ini berlangsung Sabtu (20/3) sekitar pukul 06.00, saat Toton menunggu jatah sarapan pagi. Ketika petugas masuk ke kamarnya untuk memberikan jatah makan, tiba-tiba beberapa napi ikut masuk ke kamar Toton. Para napi itu memaki Toton dengan kata-kata kasar. Karena tidak terima, Toton sempat terlibat adu mulut dengan mereka.

Tapi, para pelaku, yang dua di antara mereka diketahui bernama Martin yang terlibat kasus narkoba dan Sambeng, napi kasus pencurian dengan kekerasan, langsung mengeroyok dan menganiaya Toton.

Aksi pengeroyokan itu berhenti setelah beberapa petugas rutan datang melerai. Toton mengalami luka bekas pukulan di wajahnya. Pinggangnya diduga juga ditendang para pelaku.

Kepala Rutan Kelas 1 Cirebon Zaenal Arifin membenarkan bahwa telah terjadi penganiayaan dan pengeroyokan tersebut. Berdasar informasi sementara, aksi itu terjadi saat kedua pelaku mau minta uang Rp 20 ribu dan tidak ditanggapi Toton.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…