Jumat, 19 Maret 2010 20:13 WIB Hukum Share :

Tengah memanen padi, petani tewas tersambar petir

Bantul–Akibat tersambar petir saat memanen padi, Sarjito,44, warga RT 08, Mbenjeng, Bantul, Bantul tewas setelah mendapatkan perawatan di RS. Kepolisian menyatakan sebagai kecelakaan murni dan jenazah korban langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkam.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.45 WIB itu berawal saat korban bersama beberapa rekannya memanen padi di areal persawahan yang berada satu dusun dengannya.

“Saat kejadian kondisi langit memang berawan, namun hujan tidak turun serta di beberapa wilayah masih terdapat sinar matahari. Tiba-tiba terdengar ledakan keras yang menghantam tanah dan kami semua tiarap takut terjadi apa-apa,” jelas Sagino, 44, saksi mata dan rekan korban yang ditemui di RS PKU Muhammadiyah Jumat (19/3) sore.

Setelah keadaan sedikit aman, rekan-rekan korban lantas mencari tahu adakah yang terkena sambaran petir dan mereka terkejut karena korban sudah dalam kondisi terkapar tidak berdaya. Mengetahui terkena sambaran petir, rekan-rekan korban lantas membawanya ke PKU untuk mendapatkan perawatan.

Namun karena menderita luka bakar parah di bagian dada serta beberapa bagian tubuh lainnya, dokter menyatakan korban tidak tertolong lagi setelah beberapa saat mendapatkan perawatan.

“Saya tidak menyangka jika petir keras yang terdengar tadi menyambar kakak kandung saya. Selain mengalami luka bakar parah, baju yang dikenakan olehnya juga terbakar,” jelas Yuni Samsuri adik kandung korban yang anggota di Polsek Bantul.

Sementara itu, Kapolsek Bantul, AKP Sukadi saat dihubungi melalui teleponnya membenarkan adanya kejadian ini dan berdasarkan keterangan jajarannya yang turun ke lapangan ini adalah kecelakaan murni.

JIBI/Harian Jogja/Kuk

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…