aldyputra.net
Jumat, 19 Maret 2010 18:18 WIB News Share :

Kompolnas dukung Susno Duadji ungkap Markus di Polri

Semarang (Espos)–Anggota Komisi Kepolisian Nasional Novel Ali mendukung langkah mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskim) Polri Komjen Pol Susno Duadji yang mengungkap adanya makelar kasus (Markus) di tubuh Mabes Polri.

“Keberanian Susno Duadji membongkar Markus di lingungan Polri patut dicungi jempol,” katanya kepada wartawan di Semarang, Jumat (19/3).

Dengan semakin banyak anggota, apalagi perwira tinggi Polri yang memiliki keberanian seperti Susno, sambung ia akan mempercepat perwujudan Polri yang bersih dan professional, berwibawa, dan dicintai masyarakat.

Menurutnya, jenderal polisi bintang tiga itu pasti sudah memiliki hitungan dan prediksi sendiri, serta tidak mungkin bohong, sebab resikonya sangat besar bagi yang bersangkutan.

“Tentu Susno telah memiliki dokumen fakta yang kuat, sehingga berani membuka ke publik,” tandasnya.

Hanya saja, Novel, menyayangkan sikap mantan Kabareskrim tersebut yang tidak ksatria untuk menyampaikan  informasi Markus ke dalam internal Polri sendiri.

Jangan hanya mengadu kepada Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, serta menggelar konferensi pers di hadapan media.

“Semestinya Susno menghadiri panggilan Mabes Polri serta menguraikan Markus tersebut,” tandasnya.

Sebagai anggota Bhayangkara aktif, lanjut ia, Susno Duadji tidak boleh mengabaikan kode etik dan disiplin Polri.

oto

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….