Jumat, 19 Maret 2010 17:48 WIB Ah Tenane Share :

Ditraktir sendiri

Kisah nyata ini dialami oleh Jon Koplo, salah satu PNS di Sukoharjo yang tugasnya mengawasi izin pembangunan rumah. Suatu hari Koplo berkunjung ke Kecamatan Weru dan mampir ke kantor kecamatan menemui kanca kenthel-nya, Tom Gembus dan pegawai lainnya. Kebetulan Koplo banyak dikenal di kantor itu.

Setelah asyik ngobrol, Koplo yang dikenal cethil-methithil itu sempat numpang ke toilet. Nah, saat buang air itulah tanpa disadari amplop Koplo berisi uang Rp 200.000 yang disimpan di saku celananya jatuh. Kebetulan, orang yang masuk toilet setelah Koplo adalah Gembus.

Melihat ada amplop yang tutupnya tidak dilem itu ngglethek di lantai, Gembus segera mengambilnya.

”Wah, isinya uang. Ini pasti punya Koplo. Biar, mau tak kerjain saja dia,” batin Gembus sambil mesam-mesem.

”Plo, sudah makan siang belum? Ayo, tak traktir di warungnya Mbak Cempluk,” ajak Gembus.

Nggaya kamu Mbus. Tumben mau nraktir aku?” ucap Koplo heran.

”We lha, namanya juga kanca suwe ora ketemu. Wis ta, tenang saja, aku yang bayar semua. Teman-teman kalau mau ikut juga boleh,” ujar Gembus sedikit sombong.

Singkat cerita, hampir semua pegawai kecamatan itu makan di warung Lady Cempluk, di seberang kantor. Selesai makan, Gembus membayarnya habis Rp 180.000.
”Nih, sisanya buat sangu pulang kamu, Plo,” ucap Gembus sambil menyerahkan amplop berisi uang Rp 20.000.

Curiga ada yang aneh, Koplo pun grayah-grayah saku celananya. Ternyata amplop berisi uang miliknya sudah tidak ada. Saat itulah dirinya baru sadar kalau uang yang dipakai nraktir itu miliknya.

Tobil anak kadhal! Ternyata kamu ngerjain aku ya!” umpat Koplo yang membuat Gembus dan teman-temannya ngguyu kepingkel-pingkel. Koplo sendiri pulang dengan wajah mangkel bercampur kisinan.

A Riyanto, Namengan RT 03/RW IV, Weru, Sukoharjo 57562

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…