Jumat, 19 Maret 2010 21:07 WIB Karanganyar Share :

Diduga AI, puluhan unggas mati mendadak di Jatipuro

Karanganyar Espos)–Puluhan ayam kampung milik warga di lingkungan RT 16 dan RT 17/RW IX Dukuh Ngelo Desa Jatisobo, Jatipuro, mati mendadak selama beberapa hari terakhir. Diduga ternak unggas itu terjangkit virus avian influenza (AI) atau flu burung.

Informasi yang dihimpun Espos menyebutkan, kasus itu sebenarnya telah terjadi sejak sekitar tiga pekan lalu. Namun demikian hingga sekarang penyakit tersebut terus menyebar hingga mengakibatkan angka kematian semakin banyak. Salah seorang warga RT 16/RW IX, Sunarto Wiyono, 60, menyebutkan dirinya kehilangan 19 ekor ayam dari total sebanyak 21 ekor yang dimiliki.

“Matinya tidak sekaligus, tetapi berturut-turut selama tiga sampai empat hari belakangan. Yang terakhir adalah kemarin sore,” ungkapnya ketika ditemui Espos di rumahnya, Jumat (19/3).

Dia mengatakan setidaknya ada belasan kepala keluarga (KK) di RT 16 dan RT 17 yang mengalami hal serupa. Setiap warga, ujarnya, kehilangan ayam kampung dalam jumlah bervariasi.

Sunarto menuturkan, belasan ayam miliknya mati secara mendadak tanpa diketahui penyebabnya. Sebagian bangkai hewan tersebut dibakar dan sebagian lainnya dikubur untuk mencegah terjadinya penularan. Tetapi menurutnya sejauh ini kasus itu belum dilaporkan kepada pemerintah desa dan instansi lain terkait Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar guna mendapat penanganan.

try

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…