Jumat, 19 Maret 2010 16:18 WIB News Share :

Berat badan susut 83 Kg, David raih Rp1 miliar

JAKARTA (Espos): David Gunarni, pria asal Indonesia, terpilih sebagai pemenang kompetisi The Biggest Loser Asia, ajang penurunan berat badan kelas dunia.

David berhasil mengalahkan 16 kontestan yang berasal dari negara lain, yaitu Filipina, Malaysia, Singapura, India, Hong Kong dan Thailand. Atas kemenangannya itu David berhak mendapat hadiah senilai US$100.000 atau Rp1 miliar.

“Saya berhasil mengurangi berat badan hingga 83 kilogram, jumlah terbanyak dibandingkan kontestan lain,” ujar David dalam jumpa pers bersama wartawan, hari ini.

Jika di awal audisi berat badan David mencapai 159 Kg, setelah 5 bulan karantina dia berhasil mencapai berat badan 74 Kg.

Selama kompetisi David dikarantina 3 bulan di sebuah resor di Malaka, Malaysia, bersama kontestan lain yang tergabung dalam tim biru.

Selama 3 bulan itu pula di bawah asuhan trainer ternama dunia Dave Nuku, David menjalankan aktivitas penurunan berat badan berupa olahraga dan diet ketat.

“Setiap hari aktivitas kami terjadwal antara olahraga, istirahat, dan makan, dan selama itu pula saya cuti dari pekerjaan di Jakarta,” ujarnya.

Kecuali berhak atas hadiah senilai Rp1 miliar, David juga dipercaya menjadi duta obesitas Asia yang akan mengampanyekan bahaya obesitas dan mengajak orang hidup sehat.

The Biggest Loser Asia adalah ajang kompetisi penurunan berat badan yang ditayangkan melalui stasiun televisi kabel Hallmark. Program ini merupakan versi lokal regional pertama bertitel The Biggest Loser, reality show persembahan NBC Universal.

Musim pertama telah tayang dan berakhir pada Desember 2009, dan musim kedua akan dilanjutkan pertengahan tahun ini.(JIBI/th.D.Wulandari/er)

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…