Kamis, 18 Maret 2010 15:57 WIB News Share :

Tak hadir, Mabes Polri pertanyakan keseriusan Susno

Jakarta–Mabes Polri mempertanyakan keseriusan mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Diadji terkait markus pajak Rp 25 miliar di tubuh Polri. Bila serius, mengapa Susno tidak memenuhi panggilan Mabes Polri.

“Kami ingin tanya Bapak Susno serius apa tidak? Kalau serius, kenapa tidak datang? Apa hanya ingin mencari sesuatu di luar atau betul-betul ingin membersihkan institusi Polri?” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang. Hal itu dikatakan Edward dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (18/3).

Polri telah mengirimkan undangan ke Susno untuk hadir pada pukul 09.00 WIB pagi tadi. Susno dipanggil untuk memberikan penjelasan tentang indikasi dugaan markus di Mabes Polri.

“Undangan sudah sampai ke beliau kemarin dan sudah diterima langsung oleh yang bersangkutan. Namun kita sayangkan beliau tidak hadir memenuhi undangan,” katanya.

Menurut Edward, sebagai perwira seharusnya Susno datang untuk memberi penjelasan tanpa harus diundang.

“Karena sangat penting bagi Polri untuk mendapatkan informasi agar kita dalami sebagai upaya memberantas mafia kasus agar bisa terarah berikut data yang akurat,” paparnya.

Polri akan mengirimkan kembali undangan agar Susno dapat memberikan penjelasan tersebut. Untuk waktunya akan dirumuskan agar Susno bisa hadir.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…