Kamis, 18 Maret 2010 14:42 WIB News Share :

Susno
Markus di Mabes Polri berinisial EI dan RE

Jakarta–Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Susno Duadji membongkar Jenderal Markus di lingkungan Mabes Polri. Susno pun menyebutkan beberapa nama pejabat polri yang diduga menjadi markus.

“Inisial kan sudah ada nama jenderalnya,” kata Susno saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (18/3). Untuk markus yang berada di Mabes Polri, Susno menyebutkan beberapa inisial. “Brigjen EI, yang kemudian digantikan Brigjen RE, KBP E, dan Kompol A,” kata dia.

Sebelumnya, Susno menyebutkan jenderal markus itu berasal dari Direktorat Ekonomi, Bareskrim Mabes Polri. “Ya itu Dir II,” kata dia.

Selain itu, Susno juga mengatakan markus itu juga berasal dari luar institusi Mabes Polri. “Dari luarnya  AK,” kata dia.

Susno mengatakan ketika dirinya masih menjabat sebagai Kabareskrim, pada 2009 lalu, terdapat laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tentang pembengkakan rekening seorang karyawan pajak atas nama Gayus M. Tampubolon. Uang dalam rekening itu senilai Rp 25 miliar. Namun, dalam penyidikan, uang yang dinyatakan bermasalah adalah Rp. 400 juta. Sedangkan sisanya, kata Susno, yakni sekitar Rp. 24,6 miliar tidak diketahui keberadaanya.

Menurut Susno, ketika dirinya menjabat sebagai Kabareskrim, kasus ini tidak terjadi. Namun, lanjut dia, dua minggu setelah dirinya lengser sebagai Kabareskrim baru kasus itu terjadi.

“Waktu mau keluar dari Kabareskrim, anak buah saya peringatkan, jawabannya siap, siap, siap. Tapi dua minggu saya keluar uang itu sudah dibagi-bagi,” kata dia.

vivanews/fid

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…