Kamis, 18 Maret 2010 19:13 WIB Solo Share :

Sejak Januari 2010, DBD serang 117 orang, 1 tewas

Solo (Espos)–Penyakit demam berdarah dengue (DBD) kembali menyerang masyarakat. Kali ini, sekitar 10 orang di RT 1 dan RT 2/RW VIII Kelurahan Sudiroprajan, Jebres dikabarkan terjangkiti penyakit tersebut.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, sejak awal tahun hingga Rabu (17/3) malam, dilaporkan 117 orang mengalami DBD. Satu orang di antaranya meninggal dunia.

Warga RT 2/RW VII Sudiroprajan, Sarjono Lelono, mengatakan, sekitar 10 warga di wilayah sekitar rumahnya mulai mengalami gejala DB sejak awal Maret. Menurutnya, kendati wilayah tempat tinggalnya telah di-fogging, masih ada warga yang mengalami gejala penyakit tersebut.
“Ada sekitar 10 orang, mulai dari orang dewasa yang sudah punya anak dua, sampai anak-anak,” papar Sarjono, saat dijumpai wartawan, di kantor kelurahan setempat, Kamis (18/3).

Lurah Sudiroprajan, Sigit Prakoso, saat dikonfirmasi membenarkan beberapa warganya mengalami DBD. Namun, berdasarkan catatan pihaknya, DBD baru menjangkiti tiga orang warga. Tiga warga yang semuanya berusia SD tersebut tinggal di RT 1 dan RT 2/RW VII, Sudiroprajan. Kawasan RW VII memang berada dekat dengan saluran air berukuran besar dan termasuk kawasan padat penduduk.

Kawasan itu dihuni 150 kepala keluarga (KK) atau sekitar 600-an jiwa. Menurut Sigit, dengan kondisi yang padat semacam itu, DB menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

Di lain pihak, Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, kemarin meminta Puskesmas melakukan pengecekan di lapangan, menyusul banyaknya warga yang terjangkiti DB. Menurut Siti, korban DBD cenderung meningkat pada musim hujan seperti saat ini. Berdasarkan catatan DKK, sejak awal tahun, 117 orang mengalami DBD. Jumlah tersebut masih memungkinkan bertambah, mengingat kondisi cuaca yang mendukung kembang biak nyamuk.

tsa

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…