Kamis, 18 Maret 2010 19:43 WIB Sport Share :

Persis vs GU bermain seri 0-0

Solo (Espos)–Pelatih Persis Solo, Isman Jasulmei menyatakan hasil akhir laga skuatnya lawan Gresik United (GU) di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/3)  yang berakhir seri 0-0 tidak memuaskan.

Sebenarnya, papar dia, paling tidak ada tiga peluang mutlak yang seharusnya bisa dimanfaatkan dengan baik. Tetapi penyelesaian akhir tim berjuluk Laskar Sabernyawa kemarin dinilai tidak optimal.

“Saya bersyukur anak-anak mengalami kemajuan meskipun secara hasil tidak memuaskan. Namun demikian saya tidak menyalahkan pemain, menurut saya anak-anak tidak bisa memanfaatkan momentum tetapi inilah sepak bola,” ujar dia menjawab Espos seusai memberi keterangan pers di Stadion Manahan, Kamis (18/3).

Sebenarnya, ujar mantan asisten pelatih Persija Jakarta ini, sepanjang pertandingan Nova Zaenal dkk berhasil menguasai pertandingan. Tetapi Isman juga mengaku tak tahu kenapa skuatnya yang menguasai pertandingan dan mempunyai sejumlah peluang tak mampu mencetak gol.

Sementara itu pelatih GU, Sasi Kirono juga mengaku bersyukur atas hasil seri skuatnya pada laga tandang di Solo. Karena hasil tersebut bisa digunakan untuk modal menghadapi pertandingan menghadapi laga tandang berikutnya lawan Persikab Kabupaten Bandung.

Menyinggung soal permainan Bernard Mamadou dkk, dia mengakui banyak kekurangan yang harus dibenahi. Kondisi ini mengakibatkan sejumlah peluang yang dimiliki skuatnya gagal membuahkan gol.

“Finishing touch anak-anak kurang, sehingga beberapa peluang yang kami punyai tidak bisa membuahkan gol. Mungkin ini akibat kurang mendukungnya stamina anak-anak,” papar Sasi.

ian

lowongan pekerjaan
HRD PT. Bengawan Inti Kharisma (Management SOLO GRAND MALL Lt. 4A), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…