Kamis, 18 Maret 2010 20:10 WIB Hukum Share :

Oknum guru diduga lecehkan muridnya

Wonosari–Seorang oknum guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wonosari 1 diduga melakukan pelecehan seksual terhadap muridnya. Dugaan itu muncul dalam gunjingan para guru SD saat mengikuti rapat guru SD se-Wonosari, Kamis (18/3).

Dikonfirmasi Harian Jogja melalui telepon selulernya, Kepala Sekolah SDN Wonosari 1, Yanurisman, mengatakan sudah mempertemukan para orang tua murid dengan guru.

Tanpa menjelaskan siapa guru yang ditemukan dengan para orang tua murid, Yanurisman meminta koran ini untuk bertemu langsung guna menjelaskan duduk perkaranya.

“Saya mohon untuk tidak menjelaskan lewat telepon. Akan lebih baik apabila dapat bertemu langsung sehingga bisa saya jelaskan duduk perkaranya. Yang jelas, tadi ada pertemuan antara orang tua murid dan guru,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun Harian Jogja, orang tua murid yang siswanya mengalami pelecehan seksual sempat mendatangi sekolah berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional itu pada Sabtu (13/3) dan Senin (15/3).

Koordinator Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Gunungkidul Tri Asmiyanto mengatakan sekolah mestinya bersikap tegas pada oknum guru itu apabila terbukti melakukan pelecehan seksual.

Selain sudah mencemarkan nama baik sekolah, perilaku oknum guru itu juga sudah mencoreng profesi guru.

“Apalagi kalau oknum guru itu statusnya sudah PNS,” ungkapnya kepada Harian Jogja.

Tri pun mengaku siap berkoordinasi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lainnya untuk ikut mendampingi para orang tua yang anaknya menjadi korban pelecehan seksual apabila akan melaporkan kasus itu ke kepolisian.

Pasalnya, Tri menilai pelaporan ke kepolisian menjadi salah satu cara untuk dapat menindak tegas pelaku pelecehan seksual, terutama kasus pelecehan seksual pada anak dibawah umur.

Atas dugaan kasus itu, Tri kembali menyoroti sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul yang sampai saat ini tidak memiliki komitmen untuk segera membuat sebuah peraturan yang dapat melindungi anak dari kasus pelecehan seksual.

JIBI/Harian Jogja/Gek

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…