Kamis, 18 Maret 2010 19:10 WIB Pendidikan Share :

Mendiknas
Jangan percaya bocoran soal UN

Jakarta–Mendiknas Mohammad Nuh meminta masyarakat untuk tidak percaya apabila ada orang yang menawarkan bocoran soal Ujian Nasional (UN) yang akan berlangsung 22 Maret mendatang.

“Jangan percaya kalau ada orang yang bicara ada bocoran UN, karena biasanya situasi seperti ini dimanfaatkan. Biasanya itu soal UN tahun lalu yang direkayasa seperti soal tahun ini. Jadi saya imbau masyarakat jangan percaya ada bocoran UN,” kata Mendiknas di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (18/3).

Menurut M Nuh, pengamanan soal UN sudah dilakukan sangat ketat untuk menghindari terjadinya kebocoran, sejak dari pembuatan soal, pencetakan, penggandaan, distribusi ke daerah, distribusi ke sekolah hingga pengembalian lembar jawaban ke Diknas.

“Tiap titik kita pastikan aman dan selalu ada petugas keamanan Polri dan dari Diknas yang melekat di setiap titik. Saat ini sudah fase distribusi ke daerah dan besok mulai dikirim ke daerah-daerah yang lebih jauh,” katanya.

Mendiknas menjelaskan, bahwa semua proses persiapan UU Senin, 22 Maret mendatang sudah berjalan dengan baik, mulai dari proses penggandaan, dan percetakan.

“Mudah-mudahan proses distribusi ke daerah-daerah dan ke sekolah tidak mengalami masalah. Distribusi sudah memperhitungkan jarak terjauh dari perkotaan,” katanya.

Mendiknas mengharapkan semua masyarakat untuk ikut mengawasi proses UN ini dan ikut melaporkan jika ada aduan dengan memanfaatkan nomor telepon bebas pulsa 177 atau melalui email dengan alamat:  aduan@depdiknas.go.id.

ant/fid

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…