Kamis, 18 Maret 2010 12:55 WIB Sport Share :

Jabar dan Banten ajukan jadi tuan rumah PON 2016

Bandung–KONI Pusat telah menerima dua propsoal pengajuan diri menjadi tuan rumah PON XIX/2016 dari Jawa Barat dan Banten.

Sementara penawaran atau “bidding” tuan rumah  Pekan Olah raga Nasional (PON) XIX/2016 dipastikan digelar pada April 2010.

“KONI saat ini telah menerima dua proposal penawaran menjadi tuan rumah PON XIX/2016, sedangkan ’bidding’ yang akan menentukan pemilihan tuan rumah itu akan digelar April 2010 mendatang,” kata Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat, Ngatino di Bandung, Kamis (18/3).

Ia menyebutkan, dua daerah yang mengajukan diri menjadi tuan rumah PON XIX/2016 adalah Jawa Barat dan Banten. Uniknya kedua daerah itu “adik-kakak” karena Banten merupakan provinsi pemekaran dari Jawa Barat.

Ngatino mengharapkan, kedua daerah itu mempersiapkan segala sesuatunya untuk proses “bidding” tersebut yang akan memberikan poin cukup besar dalam penilaian menjadi tuan rumah PON.

Jabar yang akan menjadi tuan rumah SEA Games XXVI/ 2011 sebelumnya juga mengajukan diri menjadi tuan rumah PON XXV/ 2012, namun kalah bersaing dengan Provinsi Riau yang akhirnya ditunjuk menjadi tuan rumah PON pada dua tahun mendatang.

“Penilaian pada tahapan ’bidding’ ini dilakukan secara obyektif, kedua daerah sudah mengajukan proposal, termasuk juga surat dukungan dari berbagai elemen di daerah itu,” kata Ngatino.

Sementara itu Ketua Umum KONI Jawa Barat, HAM Ruslan menyatakan fokus untuk melakukan bidding PON XIX/ 2016 sekaligus menggolkan ambisi Jabar untuk menjadi tuan rumah pesta olah raga empat tahunan itu.

“Upaya menggolkan menjadi tuan rumah PON XIX merupakan fokus Jabar, bidding April mendatang akan menjadi salah satu prioritas kami. Yang jelas fasilitas di Jabar siap untuk PON, termasuk akan segera melakukan pembangunan sejumlah SOR yang refresentatif di beberapa kabupaten/ kota,” kata HAM Ruslan.

Ia menyebutkan, kepercayaan menjadi tuan rumah SEA Games XXVI/ 2011, menjadi salah satu nilai plus bagi Jabar untuk siap menggelar PON XIX,

Jabar sendiri kata dia, memiliki sejarah menjadi tuan rumah PON III/ 1961 di Bandung yang melahirkan Padjadjaran Sport Center, GOR Saparua, Stadion Siliwangi dan yang lainnya. “Kami optimis mampu berbuat menjadi tuan rumah yang baik dan dukungan SDM yang mumpuni untuk menggelar PON, semangat itu akan disinergikan dengan Program Jabar Terkini 2016,” kata HAM Ruslan.

Sementara itu Kepala Dinas Olahraga Daerah (Disorda)  Jabar H Amung Ma’mun menyebutkan, Pemprov Jawa Barat mendukung penuh Jabar menjadi tuan rumah PON XIX/ 2016.

Bahkan pihaknya ikut menggalang dukungan dari pemerintah daerah lainnya di Indonesia termasuk mengerahkan semua elemen masyarakat di Jabar untuk mensukseskan niat besar Jabar pada 2016 itu. “Lobi-lobi untuk meraih dukungan terus dilakukan, termasuk meyakinkan top organisasi cabang-cabang olah raga,” kata Amung Ma’mun yang juga Wakil Ketua II KONI Jawa Barat itu.

kompas/fid

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Capaian Akta Kelahiran Kulonprogo Melebihi Angka Nasional

Capaian kepemilikan akta kelahiran Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo, melebihi angka capaian nasional Solopos.com, KULONPROGO-Capaian kepemilikan akta kelahiran Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo, melebihi angka capaian nasional. Kepala Disdukcapil Kulonprogo, Djulistyo mengatakan, saat ini capaian kepemilikan…