Kamis, 18 Maret 2010 19:18 WIB News Share :

12 Politisi Partai Golkar terima cek suap BI

Jakarta–Partai Golkar akan menghormati proses hukum yang berjalan. Penyebutan 12 politisi Golkar menerima traveller’s cheque (TC) setelah Miranda Goeltom menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), bukan tekanan terkait sikap keras Golkar dalam Pansus Century.

“Biarlah proses hukum berjalan. Siapapun kader Golkar yang diduga bersalah, kita serahkan ke proses hukum,” tutur Wakil Ketua Partai Golkar Theo F Sambuaga, Kamis (18/3).

Theo mengatakan, Golkar akan memberi bantuan hukum kepada para politisi Golkar yang diduga terlibat persoalan hukum.

“Kita sudah ada tim hukum yang akan menangani,” ucap mantan menteri tenaga kerja ini.

Theo juga menampik adanya dugaan bila penyebutan dan publikasi 12 politisi Golkar sebagai penerima TC terkait dengan sikap keras partai yang diketuai Aburizal Bakrie ini.

“Saya tidak melihat dari itu, saya melihat sebagai proses hukum. Justru hal itu harus kita hindari,” kata politisi senior ini.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan jika penyebutan 12 nama itu belum bisa dijadikan indikasi bahwa mereka bersalah. Menurutnya, para politisi ini bisa saja tidak bersalah apa-apa.

Nama-nama politisi Partai Golkar itu tertuang dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riyono di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/3).

12 Nama penerima cek tersebut yakni:

1. Hamka Yandhu Rp 2.250.000.000
2. TM Nurlif Rp 550.000.000
3. Baharuddin Aritonang Rp 350.000.000
4. Anthony Zedra Abidin Rp 600.000.000
5. Hafiz Zawawi Rp 600.000.000
6. Bobbi Suhardiman Rp 500.000.000
7. Reza Kamarullah Rp 500.000.000
8. Paskah Suzetta Rp 600.000.000
9. Hengky Baramuli Rp 500.000.000
10. Asep Rukhimat Sudjana Rp 150.000.000
11. Azhar Muklis Rp 500.000.000
12. Martin Bria Seran Rp 250.000.000

dtc/fid

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…