Rabu, 17 Maret 2010 09:47 WIB News Share :

Yogyakarta pintu masuk jaringan Narkoba Internasional

Yogyakarta— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Yogyakarta menengarai Yogyakarta saat ini menjadi sasaran pintu masuk jaringan peredaran narkoba internasional.

“Sebenarnya jaringan pengedar Narkoba internasional akan selalu berupaya mencari celah masuk di manapun, tetapi saat ini yang menjadi sasaran adalah Yogyakarta melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta,” kata aktivis Granat Yogyakarta Muh Sarbini, Rabu (17/3).

Menurut dia, upaya penyelundupan sekitar 10.000 butir amfetamin oleh jaringan internasional melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta yang berhasil digagalkan Kantor Bea Cukai Yogyakarta beberapa waktu lalu merupakan bukti jaringan Narkoba berusaha menembus jalur peredaran melalui Yogyakarta.

“Bisa jadi upaya penyelundupan tersebut baru pertama dilakukan melalui Bandara Adisutjipto, namun tidak menutup kemungkinan juga sebelumnya telah ada penyelundupan namun tidak terdeteksi,” katanya.

Sementara Manajer Operasional PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta Halendra menengarai upaya penyelundupan Narkoba melalui Bandara Adisutjipto memanfaatkan situasi libur panjang akhir pekan yang sangat padat penumpang.

“Dengan kepadatan dan kesibukan lalu lintas penumpang tersebut mereka mengharapkan petugas di bandara lengah sehingga upaya penyelundupan tersebut dapat lolos pemeriksaan,” katanya.

Ia mengatakan, upaya tersebut tidak berhasil karena sesibuk dan sepadat apapun petugas tetap memeriksa dengan ketat. “Kami selalu memeriksa sesuai prosedur, terlebih barang bawaan yang mencurigakan,” katanya.

Seperti pernah diberitakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Yogyakarta berhasil menggagalkan penyelundupan  9.976 butir amfetamin yang dibawa seorang wanita warga negara China saat mendarat di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta.

Tersangka atas nama Meixiu Zhou (23) warga Guangzhou China dengan nomor paspor G38561117 sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dan ditahan di ruang khusus.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Datangi Undip, Jokowi Gagas Jurusan Ekonomi Digital

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini memberikan pidato di perayaan Dies Natalis ke-60 Undip. Solopos.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Universitas Diponegoro (Undip) melakukan inovasi pendidikan guna memenuhi kebutuhan menghadapi perubahan zaman di era digital seperti saat…