Rabu, 17 Maret 2010 15:13 WIB News Share :

Tujuh politisi diadukan ke Badan Kehormatan

Jakarta— Tujuh politisi dari tiga partai dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR. Tujuh wakil rakyat itu adalah Marzuki Alie, As’ad Syam (Demokrat), Markus Nari, Chairuman Harahap, Nudirman Munir (Golkar), Dimyati Natakusumah dan Izzul Islam (PPP).

“Marzuki Alie diduga melanggar kode etik anggota DPR,” kata Sebastian Salang, juru bicara koalisi lembaga swadaya masyarakat, yang melaporkan, Rabu (17/3). Marzuki diduga melanggar kode etik karena menutup rapat paripurna DPR tanpa konsultasi dengan peserta rapat.

Sementara As’ad diduga terlibat tindak pidana korupsi di Jambi. Kemudian tiga politisi Golkar diduga melanggar kode etik DPR karena memicu kericuhan dalam rapat paripurna DPR membahas soal kasus Century beberapa waktu lalu.

Sementara Dimyati merupakan tersangka tindak pidana korupsi yang telah ditahan Kejaksaan Tinggi Banten. Kemudian Izzul Islam sudah diputus pengadilan bahwa ijazah yang digunakannya palsu. “Agustus 2009 sudah divonis, tapi kok masih dilantik?” kata Jeirry Sumampouw, juru bicara koalisi yang lain.

Sebastian menyatakan pelaporan ini sebagai bentuk inisiatif dari masyarakat agar DPR citranya tidak terpuruk. “Kami berharap badan kehormatan segera memanggil mereka yang telah kami sebutkan,” katanya.

Koalisi ini terdiri dari antara lain Forum Masyarakat Pemantau Parlemen dan Konsorsium Reformasi Hukum Nasional. Mereka ditemui Kepala Sekretariat Badan Kehormatan DPR, Oristes Ritje Palinggi.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…