Rabu, 17 Maret 2010 20:27 WIB Sukoharjo Share :

Puluhan rumah di Sukoharjo terendam

Sukoharjo (Espos)–Puluhan rumah di Kelurahan Joho dan Jetis, Sukoharjo terendam air banjir akibat hujan deras yang terjadi, Selasa (17/3) malam. Selain menggenangi rumah warga, puluhan hektare sawah di wilayah itu juga terkena banjir.

Pantauan Espos, Rabu (17/3) kendati air banjir sudah mulai surut, namun beberapa kawasan masih terlihat tergenang salah satunya di ruas jalan KH Samanhudi Sukoharjo dan rumah warga yang berada di sekitar pabrik tekstil Sritex dengan ketinggian sekitar 30 centimeter.

Menurut salah seorang warga Jetis, Kasidah, selama ini wilayahnya kerap terjadi banjir. Kondisi itu disebabkan lantaran kurang lancarnya saluran air.

“Sudah beberapa kali terkena banjir, tapi yang sekarang lumayan besar dan lama surutnya,” ujarnya saat ditemui wartawan, Rabu (17/3).

Hal senada juga dikatakan warga lainnya, Warsini. Menurutnya, hujan deras yang terjadi Selasa malam sejak pukul 20.00 WIB berlangsung selama beberapa jam. Kondisi itu, menyebabkan air langsung naik mencapai satu setengan meter dan menggenangi rumah warga.

“Sekarang air sudah surut dan warga sudah membersihkan rumahnya. Kami berharap masalah ini segera ditangani supaya tidak banjir terus menerus,” ujarnya.

Sementara Haryanto warga Kelurahan Joho, Sukoharjo mengatakan, hujan deras yang terjadi Selasa malam juga menyebabkan daerahnya terkena banjir. Kondisi itu disebabkan lantaran kali pudak meluap.

Menurutnya, setidaknya belasan rumah warga di wilayahnya tepatnya di RT 02/RW 7 Tangin, Joho juga tergenang air sehingga cukup menggangu aktivitas warga.

ufi

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…