Rabu, 17 Maret 2010 15:41 WIB Solo Share :

Pelebaran tanggul Bengawan Solo mandek

Solo (Espos)–Proyek nasional pelebaran dan peninggian tanggul yang sudah dimulai di Kelurahan Pucangsawit Jebres mandek. Karena penghuni hunian liar yang sebelumnya sudah direlokasi dengan cara kirab ternyata belum pindah.

“Ketika menyaksikan kirab relokasi itu, lega rasanya. Tapi, kenyataannya setelah mesin berat saya terjunkan di lokasi, ternyata penghuninya belum pindah,” ujar Kasi Pelaksana Sungai dan Pantai Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Salimin ATPM ketika ditemui Espos di ruang kerjanya, Rabu (17/3).

Karena kondisi di lapangan seperti itu, Salimin mengaku tak bisa berbuat banyak dan harus menarik kembali alat berat yang telanjur diterjunkan ke lokasi bantaran. “Ketimbang kami harus menghadapi konflik sosial dengan warga, lebih baik alat berat saya tarik lagi,” imbuhnya.

Setelah ditelusuri, lanjut Salimin, belum pindahnya warga dari tanah bantaran tersebut disebabkan rumah relokasi yang dijanjikan banyak yang belum jadi. Sehingga, warga pun juga menolak pindah sebelum rumah relokasi yang dijanjikan rampung.

“Saya tak mengerti kenapa rumah relokasi belum jadi. Padahal, perkiraan saya setelah ada kirab ramai-ramai dulu, semua permasalahan warga sudah ‘clear’ dan warga sudah mengosongkan tanah bantaran. Ternyata masih banyak yang di bantaran,” terangnya.

Terkendalanya proyek pelebaran dan peninggian tanggul di tanah bantaran, menurut Salimin, akan berimbas besar pada proyek Bengawan seluruhnya di Kota Solo. Salah satunya ialah penarikan dana proyek untuk dialihkan ke daerah lainnya yang telah siap.

“Kalau sampai dengan tahun 2010 ini, Pemkot masih belum siap menuntaskan permasalahan warganya, ya terpaksa dana kami alihkan ke daerah lainnya. Kalau tak demikian, dana akan hangus,” tandasnya.

asa

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…