Rabu, 17 Maret 2010 16:46 WIB News Share :

Muktamar PBNU tak bahas konflik PKB

Jakarta— Niat Forum Warga Nahdliyin Cinta PKB kandas sudah. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan, persoalan di tubuh PKB tidak akan dibahas di Muktamar ke-23 PBNU.

“Itu agak sulit, karena sudah matang (materi muktamar),” kata Wakil Rois Am PBNU Tolchah Hasan.

Tolchah mengatakan itu saat menemui perwakilan demonstran di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (17/3). Selain Tolchah, hadir juga Sekjen PBNU Endang Turmudi.

Menurut Tolchah, sebaiknya para demonstran membicarakan keinginan mereka kepada panitia muktamar. Pasalnya, Tolchah tidak mencampuri urusan susunan acara.

Meski demikian, Tolchah menyambut baik keinginan untuk mempersatukan kembali PKB. Ia pun secara terang-terangan mengaku cinta terhadap PKB.

“Mungkin setelah muktamar dicarikan lagi waktunya, supaya jadi perhatian juga untuk pengurus yang baru,” jelasnya.

Sekitar 20 orang dari forum tersebut siang ini mendatangi PBNU. Mereka meminta agar muktamar PBNU yang akan diadakan 23 Maret mendatang ikut membahas konflik yang terjadi antara PKB Muhaimin Iskandar dan Gus Dur.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…