Rabu, 17 Maret 2010 12:47 WIB Ah Tenane Share :

Kebelet pipis

Beberapa waktu lalu Jon Koplo dan Lady Cempluk tilik anaknya yang bekerja dan tinggal di Jakarta bersama keluarganya.

Setelah kangen-kangenan dua hari, pasangan suami istri asal Gondangrejo ini pamit mau jalan-jalan. Mereka tidak mau diantar anaknya karena ingin membelikan sesuatu untuk cucunya di salah satu mal di daerah Cengkareng.

Ketika muter-muter di mal itulah ndilalah Cempluk kebelet pipis. Mereka pun mencari toilet.

”Lha ini toiletnya,” kata Jon Koplo.

Tapi ketika mau masuk toilet wanita, ada tulisan toilet rusak, sedang dalam perbaikan. Koplo pun sempat kebingungan karena Cempluk sudah gedrug-gedrug tak kuat ngempet pipis. Ketika Koplo membuka toilet pria, ada enam sekat urinoir berdiri untuk laki-laki, tapi di ujung ada kamar kecil berpintu.

”Sudah masuk sini saja, wong sepi wae kok,” saran Koplo.

Karena saking kebeletnya, Cempluk pun terpaksa nekat nyelonong masuk ke situ, sementara Koplo menunggu di luar.

Setelah selesai pipis, dengan perasaan lega Cempluk keluar dari kamar kecil, tapi badala… ternyata di sana ada tiga orang laki-laki berdiri jentrek-jentrek di urinoir bareng ngethurke ”keran”-nya. Mereka kaget semua setelah menengok ke arah Cempluk. Cempluk juga ternganga kaget bukan kepalang, bingung, malu, dan akhirnya lari keluar toilet sambil menutup mukanya. Sampai di luar, ia pun muring-muring pada Jon Koplo, semantara suaminya itu cuma bisa cengar-cengir nggak bisa jawab.

Kiriman Musamsuri, Jl Raya Solo-Kalioso KM 10,7, Cinet, Bulurejo, Gondangrejo, Karanganyar

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…