Rabu, 17 Maret 2010 11:39 WIB News Share :

Jasad pengawal Dulmatin belum diambil keluarga

Jakarta— Hampir sepekan jazad pengawal Dulmatin, Hasan Nour, yang tewas dalam penggerebekan di Pamulang, Tangerang, Banten berada di RS Polri Kramat Jati. Polisi belum menemukan keluarga Hasan.

“Masih baik kondisinya di mesin pendingin, sampai 8 bulan pun masih nggak apa-apa,” kata Kepala RS Polri Brigjen Budi Siswanto, Selasa malam (16/3)

Menurut Budi, jenazah Hasan tergolong kategori jenazah yang ‘spesial’. Dalam kasus sehari-hari, Polri memiliki kebijakan 14 hari untuk menguburkan jenazah jika tidak ada keluarga yang mengambilnya.

“Dulu juga pas bom Marriott sampai 8 bulan baru diambil. Nggak apa-apa karena ini bukan jenzah reguler,” tambahnya.

Namun, pihak rumah sakit akan tetap menunggu instruksi dari penyidik Polri terkait penanganan jenazah. Jika ada permintaan untuk dimakamkan, maka RS Polri akan bekerjasama dengan dinas terkait untuk segera melakukan proses pemakaman.

“Kita tergantung penyidik saja. Nggak boleh sembarangan namanya juga titipan,” lanjutnya.


dtc/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…