Rabu, 17 Maret 2010 13:48 WIB News Share :

Hilang sepekan, 3 pelajar diduga ditahan di Australia

Yogyakarta— Tiga pelajar kelas II Jurusan Nautica Kapal Penangkapan Ikan (NKPI) SMKN I Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dikabarkan hilang sejak sepekan lalu diduga ditangkap aparat keamanan negara Australia.

Ketiganya tengah melaksanakan praktik kerja industri di kapal ikan Bali. Ketiga siswa itu adalah Agiel Ramadhan Putra dari Canden, Jetis, Ginandjar Nugraha Atmaji dari Gadingharjo, Sanden, dan IL Andrinta Deny Murdani dari Sumbermulyo, Bambanglipuro.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan ketiga siswa yang berlayar bersama 11 orang awak kapal lainnya ini hilang kontak dengan perusahaannya, PT Sentral Benoa Utama Bali pada tanggal 27 Februari dan hingga sekarang ini belum bisa dihubungi. Sedangkan surat pemberitahuan diterima oleh pihak sekolah dan keluarga dari perusahaan pada tanggal 9 Maret 2010 yang lalu.

Saat dikonfirmasi ke pihak sekolah, Ahmad Fuadi, kepala sekolah SMKN I Sanden yang diwakili oleh Sutrisno, Pembantu Kesiswaan membenarkan kabar itu.

Saat ini pihak sekolah maupun perusahaan belum bisa memastikan penyebab terputusnya kontak dengan kapal yang posisi terakhir diketahui berada di titik 08’07’00’LS dan 128’35’00 BT atau sekitar Laut Aru, Maluku. Dugaan sementara putusnya kontak itu disebabkan tiga yaitu kapal yang berlayar sedang terkena badai, mesin mati, atau tertangkap oleh pihak keamanan negara Australia.

Sutrisno lebih jauh menyatakan sebagai langkah awal pencarian perusahaan yang mengoperasikan kapal sudah mengerahkan lima kapal lainnya menuju titik terakhir hilang untuk mencari kepastian utama. Selain itu, hilangnya kontak itu juga sudah dilaporkan ke Administrasi Pelabuhan (ADPEL) Benoa dan Pol Airud Polda Bali.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…