Selasa, 16 Maret 2010 13:53 WIB Internasional Share :

Manusia terpendek di dunia meninggal di usia 21 tahun

Roma--Manusia terpendek di dunia, He Pingping, baru saja meninggal dunia di usianya yang ke 21 tahun. Hal itu dikatakan juru bicara Guinness Wolrld Records.

Dikatakannya, Pingping, pria dengan tinggi 29 inci atau setara 73 centimeter, tengah menjalani syuting di salah satu program televisi di Italia. “Ketika itu, dia mengembang-kempiskan dadanya,” kisah sang juru bicara, yang dilansir VIVAnews dari Telegraph, Selasa (16/3).

Sontak saja seluruh kru dan kerabat Pingping langsung bergegas membawa pria kelahiran China ini ke salah satu rumah sakit terdekat di Roma untuk pengobatan dini. Namun, takdir tak terelakkan.

Pria mungil yang menjadi pemegang rekor sebagai manusia terpendek di dunia sejak Maret 2008 ini meninggalkan dunia untuk selamanya. Menurut temuan dokter, Pingping meninggal karena komplikasi jantung.

Craig Glenday, pimpinan Guinness World Records, sekaligus menjadi orang yang mengukur Pingping langsung ke pedalaman Mongolia untuk mengkonfirmasi statusnya sebagai manusia terkecil di dunia.

“Sejak pertama kali aku menimpakan mata padanya, aku tahu dia (Pingping) adalah seseorang yang istimewa, dia seperti tersenyum nakal. Anda tidak bisa membantunya, tetapi justru akan terpesona olehnya,” kata Glenday mengisahkan pertemuan pertamanya dengan Pingping.

“Dia selalu membangunkan semangat hidup tiap orang yang berada di sekitarnya, tiap orang yang ditemuinya. Dan, tak jarang ia menjadi inspirasi hidup bagi siapa pun yang merasa dianggap berbeda atau tidak biasa di lingkungannya,” imbuh Glenday.

Sebelum meninggal, Pingping, yang lahir dengan bentuk primordial dwarfisme, tengah ditemani oleh adik iparnya dalam perjalanan ke Eropa untuk film besutan Lo Show Dei Record. “Pengganti perannya akan diumumkan di kemudian hari,” papar Guinness World Records dalam keterangan resminya.

vivanews/fid

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…