Selasa, 16 Maret 2010 16:50 WIB Sukoharjo Share :

Kepala KPPKB akhirnya dicopot

Sukoharjo (Espos)–Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KPPKB) Whisnu Rahardjo akhirnya dicopot dari jabatannya menyusul kasus dugaan penggadaian mobil operasional dinas.

Kepastian itu, terungkap dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat struktural dan kepala sekolah di lingkungan Pemkab Sukoharjo, Senin (15/3) di Graha Satya Praja (GSP).

Posisi Kepala KPPKB secara resmi telah diserahkan oleh Susi Purnamaningdiah yang sebelumnya bertugas di Inspektorat. Sedangkan, nasib Wishu sendiri sejauh ini belum diketahui lantaran dalam daftar 125 pejabat yang dimutasi Whisnu tidak mendapat job pengganti.

Bupati Sukoharjo Bambang Riyanto mengakui, penggantian Kepala KPPKB merupakan tindakan yang sengaja diambil. Keputusan itu, katanya, berdasar pada hasil laporan inspektorat yang telah menangani kasus penggandaan mobil operasional dinas oleh Whisnu.

“Kalau sama saya yang sabar, kemarin keputusannya hari senin kan. Nah masalah Whisnu hari ini sudah kami ambil tindakan, posisi kepala KPPKB sekarang sudah langsung kami isi, sebab tidak boleh kosong,” ujarnya.

Bupati mengatakan, sesuai peraturan seharusnya SKPD memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)nya masing-masing. Begitu juga dengan fasilitas yang melekat seperti mobil dan rumah dinas yang seharusnya digunakan untuk membantu kelancaran tugas, bukan justru digadaikan.
Kendati begitu, lanjutnya, tindakan yang diambil terkait kasus yang dilakukan Whisnu, pihaknya hanya menggeser posisi yang bersangkutan. Mengenai, tindakan penurunan maupun penundaan pangkat tidak akan dilakukan.

“Saya tidak sesadis itu, dengan tindakan yang sudah diambil itu sudah cukup, yang penting mobil dinas saat ini sudah kembali,” ujarnya.

Ditanya lebih jauh mengenai nasib tenaga honorer yang baru diangkat di instansi KPPKB, dengan tegas Bupati mengatakan tidak bisa membantu.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi mengenai pergeseran posisi dirinya, Whisnu Rahardjo enggan berkomentar. Saat acara pelantikan pejabat digelar, Whisnu tidak terlihat hadir.

ufi

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….