Selasa, 16 Maret 2010 23:46 WIB Solo Share :

Hujan deras, tembok Taman Balekambang runtuh

Solo (Espos)–Tembok Taman Balekambang bagian timur yang berada di Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (15/3) petang lalu, runtuh, akibat tekanan genangan air yang muncul saat hujan deras mengguyur.

Berdasar pengamatan Espos Selasa (16/3), tembok taman yang roboh terletak di dekat permakaman Depok. Panjang tembok yang roboh sekitar 30 meter dan tinggi 3,5 meter.

Untuk ketebalan tembok relatif tipis, karena hanya satu lapis batu bata yang dilapis campuran semen dan pasir. Parahnya lagi, bagian fondasi juga tidak ditanam dalam ke tanah.

Selain faktor konstruksi, bagian tembok yang merupakan hasil revitalisasi 2007 lalu itu berada di daerah cekungan tanah. Di sebelahnya terdapat saluran pembuangan air yang masih terbuat dari tanah alias belum dibetonisasi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo, Agus Djoko Witiarso, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Purnomo S, telah memeriksa kerusakan tembok taman yang belakangan ramai dikunjungi masyarakat itu.

Kepala UPTD Kawasan Wisata dan Maliawan Disbudpar Solo, Endang Sri Murniyati, saat ditemui Espos mengkui, tembok taman relatif tipis. Selain itu, bagian fondasi juga terhitung tak ditanam dalam ke tanah.
“Konstruksi tembok tidak ada cakar ayam, fondasinya hanya sekitar 25 sentimeter seperti menempel saja di tanah. Padahal tanah di area itu adalah tanah <I>ladu<I> berpasir sehingga rawan bergeser,” katanya.

Sehingga, dia melanjutkan, saat hujan deras mengguyur dan menyebabkan munculnya genangan air, tembok taman rawan ambruk. Apalagi pada senin petang genangan air di sekitar tembok yang ambrol mencapai ketinggian satu meter.

Endang berharap, kerusakan tembok bisa segera diperbaiki mengingat banyak aset berharga di dalam taman seperti koleksi hewan rusa dan prasasarana penting lain.

kur

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…