Selasa, 16 Maret 2010 17:42 WIB Boyolali Share :

Banjir lagi, empat rumah warga tergenang

Boyolali (Espos)–Baru genap sepekan banjir melanda tiga desa di dua kecamatan, yakni Sawit dan Banyudono, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (9/3) petang lalu. Bencana yang sama kembali terjadi pada Senin (15/3), dan melanda wilayah Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari. Akibatnya, empat rumah warga di Dukuh Kali Kijing, Desa Potronayan, serta sejumlah lahan pertanian di desa setempat sempat terendam.

Informasi yang diperoleh Espos, Selasa (16/3), banjir pada Senin petang itu terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Sungai Kali Kijing yang berlokasi di wilayah dukuh tersebut pun meluap lantaran tidak mampu lagi menampung air hujan.

Akibatnya, rumah warga dan lahan pertanian yang ada di tepi sungai, dari Dukuh Kali Kijing hingga Dukuh Plangsuran, Desa Potronayan, sempat tergenang air.

Empat rumah warga yang sempat tergenang air adalah rumah Ny Sukinem, rumah Alm Sahlan yang ditempati anaknya, rumah Rajimin dan rumah Gito Juhri. Keluarga korban pun sempat mengungsi ke lokasi yang aman karena takut air akan semakin meninggi.

Camat Nogosari, Jarot Purnomo, mengatakan selain menggenangi rumah penduduk, banjir juga menggenangi beberapa hektare lahan pertanian yang ada di tepi sungai dan sekitarnya. Diduga, meluapnya air sungai terjadi akibat pendangkalan sehingga sungai tersebut tidak mampu menampung air hujan.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu,” ungkap Camat kepada wartawan di Boyolali, Selasa (16/3).

Lebih lanjut Camat mengatakan warga bersama perangkat desa setempat, telah digerakkan untuk bergotong-royong membersihkan sarah-sarah atau kotoran sampah di sungai karena sampah itu telah menghambat aliran air sungai sehingga menyebabkan banjir.

”Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada saat terjadi banjir. Warga juga harus mengantisipasi terjadinya banjir susulan, dengan tetap menjaga kebersihan sungai. Jangan membuat sampah atau sarah-sarah ke sungai, karena hal itu bisa menghambat aliran air di sungai tersebut,” pungkas Camat.

sry

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…