Senin, 15 Maret 2010 17:37 WIB Internasional Share :

Ribuan demonstran Thailand, menuju pangkalan militer

Bangkok— Ribuan demonstran pendukung mantan Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra kembali melanjutkan aksi unjuk rasa mereka. Mereka bergerak menuju pangkalan militer di Bangkok yang saat ini menjadi markas sementara pemerintah Thai.

Aksi demo ini dilanjutkan seiring kian dekatnya batas tenggat waktu bagi PM Abhisit Vejjajiva untuk membubarkan parlemen.Para pendukung Thaksin yang dikenal sebagai massa “Red Shirts” telah memberikan deadline bagi Abhisit hingga siang nanti untuk membubarkan parlemen.

“Siang hari ini merupakan waktu final yang kami berikan bagi Abhisit dan pemerintahannya. Abhisit mengatakan dia tak akan membubarkan parlemen, namun dengan kekuatan rakyat hari ini, dia harus mempertimbangkan itu,” cetus pemimpin demo Nattawut Saikur seperti dikutip AFP, Senin (15/3).

Sekitar 86 ribu demonstran telah berkumpul sejak Sabtu (13/3) lalu di dekat kantor-kantor pemerintah di Bangkok. Juru bicara militer Thailand, Kolonel Sunsern Kaewkumnerd mengatakan, tiga helikopter telah siap siaga untuk membawa PM Abhisit seandainya diperlukan.

Abhisit telah ditempatkan di barak-barak di pangkalan militer sejak aksi demo ini berlangsung. Begitu pula dengan para menteri kunci pemerintahan dan pejabat-pejabat tinggi Thai.

Otoritas Thai telah mengerahkan sekitar 50 ribu personel termasuk tentara dan polisi antihuru-hara di seluruh Bangkok dan provinsi-provinsi sekitar untuk mengamankan aksi demo ini.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…