Senin, 15 Maret 2010 10:09 WIB News Share :

ICW
KPK jangan khianati "zero tolerance"

Jakarta— Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mengkhianati prinsip “zero tolerance” (tidak ada toleransi) terhadap berbagai pihak yang diduga terkait dengan aktivitas mafia hukum.

Dalam siaran persnya, Senin (15/3), ICW menyebutkan, untuk membersihkan mafia hukum, maka KPK direkomendasikan tidak mengkhianati nilai “zero tolerance”.

Menurut ICW, “zero tolerance” dapat ditegakkan antara lain dengan memroses dengan cepat semua pihak yang terlibat dalam praktik makelar kasus, baik itu pegawai internal maupun pihak luar yang memiliki akses serta relasi tertentu di KPK.

Selain itu, KPK juga diminta segera mengumumkan dengan cepat hasil pemeriksaan internal KPK tersebut kepada publik.

Hal tersebut karena pemeriksaan internal yang sudah berlangsung sejak lama itu menyangkut kasus dugaan pelanggaran kode etik dan laporan terkait makelar kasus.

Pengumuman hasil pemeriksaan internal juga agar menghindari kesan bahwa KPK berupaya untuk menyelesaikan pelanggaran kode etik dan makelar kasus secara diam-diam.

Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, ICW berpendapat bahwa KPK akan membiarkan “api dalam sekam”, yang akhirnya berpotensi untuk melemahkan komisi antikorupsi tersebut dari dalam. Untuk itu, ICW menyatakan bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap enteng dan KPK harus diselamatkan.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…