Minggu, 14 Maret 2010 19:51 WIB Ekonomi Share :

Sahid Group bikin twin tower Rp 1 T

Jakarta (Espos)–Sahid Group bermitra dengan Pikko Group berencana membangun twin tower di kawasan Sahid Sudirman dengan nilai investasi mencapai Rp 1 triliun.

Sementara Chairmain Sahid Group Sukamdani S Gitosardjono, merayakan HUT ke-82, Minggu (14/3) berbarengan dengan peresmian sejumlah proyek di lingkup Sahid Group.  Menurut rencana pembangunan akan dimulai akhir tahun ini dengan target penyelesaian pada 2013.

“Rencananya twin tower ini akan setinggi 45 dan 50 lantai,” ujar CEO Pikko Group, Nio Yantony, seusai peresmian Sahid Residence, Minggu (14/3).

Twin Tower yang akan jadi megaproyek properti Sahid Group di ruas jalan Sudirman ini akan terdiri dari kawasan perhotelan bintang lima, apartemen dan perkantoran dalam satu areal.

Nio juga menambahkan sumber pembiayaan megaproyek ini telah diperoleh dari kredit perbankan dan kucuran dana Pikko Group senilai total kurang lebih Rp 1 triliun.

“Belum kami hitung berapa total investasinya, tapi yang pasti dua kali lipat dari ini (Sahid Residence-red),” ujar Nio.

Sahid Group dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bisnis perhotelan yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. Nio meyakini proyek kelas premium sudah bakal laku seusai diperkenalkan ke publik. Tapi dia tak merinci persentase lakunya.

Selain bisnis perhotelan, Sahid Group pimpinan Sukamdani Gitosardjono juga memiliki perusahaan jasa perjalanan wisata dan sekolah tinggi perhotelan, Universitas Sahid dan Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid, termasuk yang berada di Solo.
Berbareng acara seremoni proyek besar itu, pengusaha hotel asal Solo, Sukamdani S. Gitosardjono juga  menggelar syukuran peringatan hari lahirnya ke-82, Minggu. Dalam perayaan tanggap warsa yang dihadiri para tamu undangan, kolega, dan kerabat dekat itu Sukamdani juga meresmikan unit bisnis dan pendidikan di bawah bendera  Sahid Group.

Unit bisnis dan pendidikan itu yaitu penyelesaian renovasi tahap satu Sahid Jaya Hotel Jakarta, Sahid Sudirman Residence, Masjid Sahid Nurul Iman, Sahid Griyadi Blue Pacific Hotel, Sahid Lippo Villas Cikarang, Kantor tour & travel Sahid Holiday, kampus pasca sarjana Usahid, dan STP Sahid Jakarta.

Dalam kesempatan peresmian, Sukamdani menyatakan kegembiraanya dapat memperingati hari lahir bersamaan dengan peresmian pengembangan unit-unit bisnis Sahid Group.

“Saya senang, dan berharap ke depan saya bisa bangun lagi kompleks properti yang akan memberi banyak lapangan kerja dan berkontribusi bagi negara,” ujarnya sebelum prosesi gunting pita di depan lobi utama Sahid Residence.

Seusai prosesi gunting pita, Sukamdani bersama keluarga dan para tamu undangan meninjau lokasi apartemen, dilanjutkan kemudian dengan peresmian Masjid Nurul Iman bersama para jamaah. Dengan wajah berseri-seri mantan pejuang kemerdekaan itu menunjukkan sisi, ruang dan area pembangunan yang dilaksanakan Sahid Group, yang disebutnya sebagai proyek yang tetap peduli penyerapan tenaga kerja dan bermanfaat bagi kepentingan nusa dan bangsa.

“Saya senang diberi izin mendirikan masjid di tengah komplek Sahid yang sudah lama saya idamkan,” ujarnya dengan senyum mengembang.
Sukamdani Gitosardjono lahir di Sukoharjo Solo pada 14 Maret 1928.
Dari pernikahannya dengan Juliah, Sukamdani dikaruniai lima anak, tiga putri dan dua putra. Kini keluarga Sukamdani dikenal sebagai pengusaha hotel dan properti di bawah bendera Sahid Group.

JIBI/Bisnis Indonesia

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…