Minggu, 14 Maret 2010 21:22 WIB Kesehatan Share :

Obat kuat juga membantu

Selain sex toys, antusiasme terhadap penggunaan obat kuat juga tak kalah tinggi. Bahkan, iklan-iklan berbagai obat kuat yang muncul di media massa kerap jadi perhatian para pria, ada yang terang-terangan menunjukkan antusiasmenya, tetapi tak sedikit pula yang sembunyi-sembunyi.

Nah, meskipun tidak masuk golongan sex toys, aneka obat kuat ini tetap layak dimasukkan sebagai alat bantu seksual, lantaran kemampuannya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hubungan seksual. Secara general, ada dua jenis obat kuat yang banyak beredar di pasaran dan kerap diresepkan oleh para dokter untuk membantu pasien dengan keluhan disfungsi seksual.

Obat pertama adalah obat dengan nama generik sildenafil. Semula, obat jenis ini digunakan untuk obat penyakit jantung. Namun, seiring perjalanan waktu, diketahui bahwa sildenafil menyebakan efek samping melebarnya pembuluh di sekitar penis dan memicu ereksi.

Obat yang satu ini, konon memiliki reaksi cepat, yaitu hanya sekitar 20 menit hingga satu jam setelah dikonsumsi. Meski demikian, sildenafil tidak dianjurkan dikonsumsi oleh orang dengan riwayat penyakit kardovaskuler. “Sildenafil dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung bila dikonsumsi oleh orang dengan riwayat penyakit jantung dalam jumlah melebihi dosis bisa berakibat fatal,” kata dr Tatuk Himawan.

Dalam beberapa kasus, sildenafil juga mengakibatkan priapismus, yaitu gangguan berupa ereksi penis yang tak bisa kembali dalam waktu lama, hingga lebih dari delapan jam.
Jenis obat lain yang juga diyakini dapat meningkatkan kemampuan seksual adalah tadalafil. Tak seperti sildenafil, obat yang satu ini mampu bereaksi hingga enam jam setelah dikonsumsi.

Sifat tadalafil yang juga mampu melebarkan pembuluh darah membuat obat ini pantang diminum setelah konsumsi obat-obatan penurun tekanan darah. Taldafil juga berpotensi menimbulkan efek samping berupa pusing, kemerahan pada wajah hingga gangguan pandangan.

Oleh: Esmasari Widyaningtyas

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…