Minggu, 14 Maret 2010 13:37 WIB Internasional Share :

Chavez desak pengawasan terhadap internet

Karakas–Presiden Venezuela Hugo Chavez, yang dikecam kelompok-kelompok kebebasan media, Sabtu (13/3) mendesak dibuatnya peraturan mengenai internet dan khususnya satu laman internet  yang menurutnya  memberitakan hal yang tidak benar menyangkut pembunuhan salah seorang menterinya.

“Internet tidak dapat memberitakan  semua apa yang dikatakan  dan dilakukan orang. Setiap negara harus memberlakukan peraturan-peraturan dan undang-undangnya sendiri,” kata Chavez.

Ia mengutip pernyataan Kanselir Jerman Angel Merkel yang mengatakan  perasaan serupa.

Chavez berang terhadap pendapat politik dan gosip laman internet Noticierodigital, yang memberitakan hal yang tidak benar bahwa Diosdado Cabello, menteri senior dan pembantu dekat, dibunuh. Presiden mengatakan berita itu tetap muncul  selama dua hari.

“Kami harus bertindak. Kami akan meminta bantuan jaksa agung, karena ini adalah satu tindak pidana. Saya telah memberitahu  bahwa laman ini secara berkala menyiarkan berita-berita  yang menyerukan kudeta. Ini tidak bisa dibiarkan,”

Jejaring sosial  seperti Twitter dan Facebook  sangat populer di kalangan  gerakan-gerakan oposisi  Venezuela  untuk melakukan protes-protes  terhadap  pemerintah.

Chavez mengeluhkan orang  menggunakan laman-laman seperti itu untuk menyebarkan desas-desus yang tidak berdasar.

Banyak kelompok oposisi khawatir Chavez berencana untuk menutupi kekeliruan pemerintah  dengan laman internet seperti yang digunakan oleh sekutu-sekutunya Kuba, China dan Iran, tetapi pemimpin sosialis itu tidak memberikan tanda bahwa ia sedang merencanakan tindakan seperti itu.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…