Minggu, 14 Maret 2010 20:01 WIB Hukum Share :

Bocah 11 tahun hilang terseret ombak

Bantul–Siswa SD Muhammadiyah Pleco Kota Gede, Tursina Miranti Pradipta,11 hilang terseret ombak Pantai Kowaru, Minggu pagi (14/3).

Wakil komandan SAR wilayah Samas-Pandansimo, Subardi, mengatakan korban tenggelam karena terseret ombak pasang tepat pukul 09.15 WIB ketika bermain-main di pinggiran pantai. Petugas SAR sempat menolong korban, namun tidak terselamatkan dan menghilang.

Dia menceritakan, saat kejadian bocah itu sedang ditinggal ibunya membeli semangka. Bocah itu kemudian memisahkan diri dan ikut bersama rombongan kampung menuju pinggiran pantai.

“Saat bermain di pinggiran ombak besar menerjang bocah itu. Kami sudah sempat menolong, namun tidak terselamatkan,” ujarnya di Pantai Kowaru (14/3).

Petugas kini masih menyisir sejumlah titik di kawasan itu, diantaranya tim SAR Pandansimo sebanyak 21 orang, tim SAR Pantai Parangtritis sebanyak lima orang dan dibantu polisi air dari Polda DIY.

Sementara, keluarga korban, yang dipenuhi duka masih menunggu di lokasi kejadian. Kakak korban, Ridwan, menuturkan Ina (panggilan akrab korban) pada pagi hari ikut rombongan ibu-ibu PKK senam di Bantul. Setelah kegiatan itu, rombongan berniat berwisata bersama di Pantai Kowaru.

“Adik saya terbiasa ikut rombongan senam. Kami sebelumnya tidak punya firasat apapun atas kejadian ini,” kata dia.

Menurutnya, keluarga beserta tetangga berencana menginap di lokasi kejadian, hingga putri ke tiga pasangan Sutrisnawati dan Taswan S itu diketemukan oleh petugas. Sementara, ibu korban dalam kondisi shock berat. “Kami berharap adik kami segera diketemukan.”

JIBI/Harian Jogja/Sim

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…