Sabtu, 13 Maret 2010 17:27 WIB News Share :

Ulama Jawa Barat tolak kedatangan Obama

Bandung-– Sekitar seribu ulama se-Jawa Barat menyatakan sikap penolakan kedatangan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia. Tidak ada satu alasan apapun untuk menerima kedatangan Obama ke Indonesia secara sukacita.

Dalam pernyataan sikapnya di Bandung, Sabtu (13/3), para ulama menyatakan kedatangan Barack Obama ke Indonesia merupakan langkah politik luar negeri Amerika Serikat untuk menjamin kepentingan nasional negara adi daya itu. Amerika Serika sama sekali tidak memperhatikan kemaslahatan Indonesia.

Selain itu, Amerika juga secara nyata telah memerangi kaum muslim dan menjadi sekutu setia negara zionis Israel. Para ulama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak kedatangan Barack Obama.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah I Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammad Rian mengatakan ada problem kesadaran di dalam masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia seharusnya mempunyai sikap dasar untuk menolak pihak-pihak yang mendiskreditkan umat muslim.

“Peran ulama adalah untuk mendorong masyarakat  lebih kritis namun tidak bertindak anarkis,” ujar Rian di Masjid Istiqomah.

Pernyataan sikap ulama ini telah berlangsung di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten. Untuk Jawa Barat sendiri, Rian menargetkan sekitar dua ribu ulama menandatangani pernyataan sikap penolakan Obama. “Jumlah ini (dua ribu) merupakan representasi umat Jawa Barat,” ujarnya.

Menurut Rian, HTI dan para ulama terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menolak kedatangan Obama. Rian menambahkan pada acara puncaknya HTI bersama masyarakat akan melakukan aksi damai di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jumat (19/3).

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…